
duo
Lutfi Kurniadi dan
Bilfian Sugiana ini merupakan sebuah terobosan baru dalam scene musik eletkronik di indonesia, seperti ditulis di Myspacenya karena mereka mencoba melepaskan diri fakta dan realitas yang terjadi bahwa musisi elektronik hanya berakhir dengan mengkomposisi ulang (remix/cover) lagu-lagu top 40, dan itu menyedihkan bagi mereka
album berjudul "let me erase you"
merupakan pembuktian mereka bahwa scene musik elektronik
tidak harus mengkomposisi ulang lagu top 40
dirilis oleh Xtal Records, Jepang pada tahun 2008
"let me erase you" berisikan delapan track lagu
yaitu
1.To leave after the memories are full
2.Unperfect sky (ft. Sigit Tigapagi)
3.Behind the window i see
4.Running away, lost in three way conversation
5.Let me erase you
6.Love your love, death your love
7.We cannot create ourselves for someone we love
8.Unperfect sky without your smile (original version)
di Album ini, terlihat bahwa elemental gaze cenderung
tetap mempertahankan ke
shoegaze an nya dengan
nada-nada yang mengawang dan monoton, dan terkadang dibalut tempo upbeat
drum elektronik
1. To Leave After The Memories Are Full
yang menjadi perhatian gua ketika pertama kali mendengarkan lagu ini adalah
ketukan drumnya yang sangat dinamis dengan tempo breakdown dengan fill downtemponya
oh iya dengan vokal yang mengawang dan synth mengawang juga mengingatkan gua sama lagu-lagunya MBV
NILAI = 7/102. Unperfect Sky Without Your Smile feat Sigit (tigapagi)
inilah hit single dari album ini, dan menurut gua emang sangat pas buat jadi single karena
suara Sigit disini seakan begitu menyatu dengan lagu ini, dan tentunya dengan nada yang cenderung easy listening.
lagu ini begitu energik dengan dibalut melodi-melodi folk dan beat yang bisa membuat kepala mengangguk-mengangguk dan gitar dengan progresi khas shoegaze ditambah full reverb dan sedikit delay, namun secara keseluruhan sepertinya lagu ini terlalu biasa bagi saya, terlalu banyak yang seperti ini
NILAI = 7.5/103. Behind The Window I See
Jujur inilah lagu favorit saya di album ini, entah mengapa nada-nadanya begitu mengena di telinga saya, gua seperti mendengar nada khas seruling sunda dan angklung namun dengan synth elektronik + reverb + delay yang membuat lagu ini begitu indah, inilah mungkin yang harusnya menjadi cirikhas dari Elemental Gaze, drum upbeat + nada etnis sunda + gitar shoegaze = ELEMENTAL GAZE, TWO THUMBS UP!
NILAI = 8/10kelima lagunya lainya ada yang mau lanjutin?
kirim ke
theotherspaceband@gmail.com
ya!